Selasa, 20 September 2016

aku cinta indonesia



Nama : Linda Suci Arniawati
Kelas : 3A
Mata kuliah : Morfologi
Dosen Pemangku: Ermawati Sulaiman
TUGAS KETIGA

1.       Berdasarkan kemampuannya berdistribusi morfem-morfem pada kalimat berikut termasuk morfem apa
-          Setiap malam ia berpesta pora menuruti hawa nafsunya
-          Balap sepeda bertajuk tour de siak bakat dimulai besok
2.       Carilah morfem-morfem afiks bahasa Indonesia yang tergolong produktif dan tak produktif beserta contohnya

Jawab:

1.       Pada kalimat pertama; ( Setiap malam ia berpesta pora menuruti hawa nafsunya).
Kata “setiap” merupakan kata dasar
Kata  “berpesta pora” merupakan distribusi morfem imbuhan (afiks) pada kata pesta yang  di beri afiks ber dan pora merupakan morfem terikat yang selalu melekat pada kata pesta.
Kata “menuruti” bentuk dasar yng mendapat imbuhan {me-i} merupakan morfem terikat.
Kata “hawa nafsunya” merupakan kata yang saling berkaitan. Merupakan morfem terikat.

pada kalimat kedua;( Balap sepeda bertajuk tour de siak bakat dimulai besok)
kata “balap” merupakan morfem bebas yang da[at bediri sendiri.
Kata “sepeda” merupakan morfem bebas ang apat berdiri sendiri
Kata bertajuk merupakan distribusi morfem imbuhan (afiks) pada kata tajuk yang mendapatkan pelekatan  afiks ber
Kata “dimulai” merupakan morfem yang mendapat imbuhan di
Kata”besok” merupakan morfem bebas yang dapat berdiri sendiri.

2.       Morfem yang tergolong produktif dan tak produktif.
Afiks yang produktif ialah yang hidup, yang memiliki kesanggupan yang besar untuk melekat pada kata-kata atau morfem –morfem . Sedangkan afiks tak produktif ialah afiks yang sudah usang, yang distribusinya terbatas pada beberapa kata, yang tidak lagi membentuk kata-kata baru.
*Contoh afiks produktif adalah  yang diberi sufiks (-wan): bangsawan, hartawan, jutawan, dermawan, sejarahwan, negarawan,bahasawan,karyawan. Konfiks (pe-an): perkoperasian, perbankan, pertokoan, perkebunan. Konfiks(peN-an): pemikiran, penghijauan, pembangunan, pengambilan, pengawetan, penyusunan. Konfiks (ke-an) : keadilan, kewarganegaraan, keberangkatan, kepergian, kemanusiaan.
*Contoh afiks tak produktif, afiks –man yang hanya terdapat pada kata budiman dan seniman. Afiks-afiks -el,-er,dan –em yang terdapat pada kata gemetar, geletar, gerigi,gerenyut, gemuruh, temali, seruling. Afiks –da yang hanya terdapat pada kata-kata yang menyatakan hubungan kekeluargaan misalnya adinda, kakanda, ayahnda, ibunda.


Yang termasuk golongan afiks yang produktif adalah
Prefiks: meN-, ber-, di-, ter-, peN-, pe-, se-, per-, ke-
sufiks: -kan, -an, -i, -wan
konfiks : ke-an, peN-an, per-an, ber-an, se-nya.
Yang tergolong afiks tak produktif ialah par-, a-, -el, -er, -em, -wati, -is, -man, -da, dan –wi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar