Nama : Linda Suci Arniawati
Kelas : 3A
Mata Kuliah: Morfologi
Dosen Pemangku: Ermawati Sulaiman,S.Pd.,M.A
TUGAS KEDUA
1.
Menurut
anda apakah setiap kata pasti morfem bebas, dan setiap morfem bebas pasti kata?
Beri penjelasan anda
2.
Berdasarkan materi yang sudah dijelaskan
sebelumnya, apakah anda memiliki pendapat lain dalam menentukan morfem,morf dan
alomorf
3.
Untuk mencari morfem {ter} bolehkah kita
menderetkan bentuk-bentuk berikut:
Terjadi terbang
Tertawa ternak
Terbawa terangkat
Jawab:
1.
Setiap kata bukanlah morfem bebas, karena
kata-kata yang ada jika diambil contoh secara acak sebuah kata itu, belum tentu
morfem bebas.
Pengertian morfem bebas itu sendiri adalah morfem yang dapat berdiri
sendiri dalam satu kalimat pertuturan tanpa adanya morfem lain atau terikat
oleh morfem lain. Contoh morfem bebas; makan, pulang, rumah, bebas, bagus.
Dan setiap morfem bebas pasti kata, adalah iya. Karena seperti contoh
yang telah disebutkan tadi, merupakan kata-kata yang biasa ada dan menjadi
bagian dari sebuah kalimat. Morfem bebas juga dapat berupa kata dasar, dan
pokok kata.
2.
Menentukan morfem, morf dan alomorf. Morfem adalah bentuk dasar. Morf adalah bentuk terkecil dari morfem
yang belum diketahui statusnya dalam hubungan
keanggotaan terhadap suatu morfem. Alomorf
adalah bentuk dari morfem yang sudah diketahui statusnya. Contoh: {meng-}
dalam menggali. Saat belum diketahui statusnya morfem disebut morf, tetapi
setelah diketahui statusnya yakni sebagai pendistribusi terhadap fonem
berkonsonan/g/ maka morf ini disebut alomorf.
3.
Terjadi
Terbawa
Tertawa
Terbang
Ternak
Terangkat
Beberapa bentuk
kata diatas tidak boleh di deretkan , karena dalam kata itu, yakni kata terbang
dan ternak adalah satu kesatuan kata yang tidak diawali oleh prefiks “ter”.
Sedangkan terjadi, terbawa, tertawa tarangkat adalah kata yang diberi prefiks
“ter” dan memiliki makna yaitu berupa kegiatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar